Rabu, 21 Juni 2017

Laporan Pansus Ranperda Perlindung Perempuan dan Anak

Panitia Khusus (Pansus) Perlindungan Perempuan dan Anak dibentuk dan disahkan dalam Sidang Paripurna tanggal 21 April 2017. Sejak terbentuknya tersebut, Pansus telah melaksanakan rapat-rapat bersama dengan OPD/instansi terkait dan juga telah melakukan beberapa kali kunjungan baik di dalam daerah dalam provinsi maupun di luar daerah luar provinsi guna mendapatkan gambaran, masukan-masukan dan referensi sebagai acuan dalam pembahasan-pembahasan.
Ketua Pansus Andarias P. Buttutasik yang membacakan laporannya menyampaikan bahwa, sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah yaitu "MENUJU MASYARAKAT TANA TORAJA YANG UNGGUL DAN SEJAHTERA", maka tak kala penting yang harus menjadi perhatian serius dari kita semua adalah masih rendahnya pemahaman terhadap harkat dan martabat serta hak-hak perempuan dan anak, yang mengakibatkan masih seringnya terjadi tindak kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak dalam kehidupan bermasyarakat sehingga sudah sangat dibutuhkan suatu regulasi Peraturan Daerah tentang Perlindungan Perempuan dan Anak yang mampu menjawab sekaligus memberikan kepastian hukum bagi perlindungan perempuan dan anak sebagaimana yang dilaporkan oleh Pansus.
Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak yang telah diserahkan pada sidang paripurna tanggal 18 April 2017 dan telah dipansuskan pada tanggal 21 April 2017 yang lalu, dalam perjalanan pembahasannya telah mengalami perubahan yang sangat signifikan, mulai dari sitematika penulisan, susunan BAB, Pasal dan ayat dengan gambaran sebagai berikut:
  1. Draft awal Ranperda terdiri dari Ketentuan Mengingat= 5 huruf, Ketentuan Menimbang= 24 angka, 17 BAB, 46 Pasal, 180 ayat, 145 huruf, dan termuat dalam 38 halaman.
  2. Setelah pembahasan di tingkat Pansus terdiri dari Ketentuan Mengingat= 3 huruf, Ketentuan Menimbang= 11 angka, 13 BAB, 33 Pasal, 120 ayat, 120 huruf, dan termuat dalam 27 halaman.
Melalui laporan ini, Pansus mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan DPRD yang telah mendampingi dan memberikan arahan serta masukan-masukan kepada Pansus. Juga diucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap rekan-rekan Anggota Pansus dan OPD/instansi terkait yang telah bersama-sama memberikan sumbangsi pemikiran selama proses pembahasan, sehingga ranperda ini dapat dirampungkan bersama dan dapat dilaporkan pada sidang paripurna. Tidak lupa pula diucapkan terima kasih kepada LSM Program Mampu Bakti bersama Kombongan yang telah menyiapkan naskah akademik dan draft rancangan Perda ini, serta terima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil bagian mulai dari awal pembahasan, konsultasi publik sampai selesainya perampungan Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak ini.
 
 
 
 
 


Share:

Total Kunjungan