DPRD Kabupaten Tana Toraja
1c 2b

Selasa, 26 April 2016

Pengesahan dan Penetapan Pansus

Menindaklanjuti Pemandangan Umum Fraksi-fraksi dan Jawaban Bupati Tana Toraja serta hasil Rapat Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi-fraksi atas pembahasan 4 (empat) Rancangan Peraturan Daerah Tahun 2016, maka diadakan Rapat Paripurna dalam rangka Pengesahan dan Penetapan Panitia Khusus Pembahasan 4 (empat) Ranperda dan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2015.
 
 
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Andareas Tadan, SE dari Fraksi Hanura. Hasil keputusan rapat Pimpinan DPRD dengan Pimpinan Fraksi-fraksi dibacakan oleh Kepala Bagian Perundang-undangan Anton Sera' Sima, SIP selaku yang mewakili Sekretaris DPRD Kab. Tana Toraja.
 
 
 
 
Pada sesi tanya jawab, beberapa Anggota DPRD memberikan masukan-masukan dan saran terkait 3 (tiga) Pansus yang dibentuk dengan harapan semua Pansus dapat bekerja dengan optimal sehingga estimasi waktu yang telah ditetapkan bisa tercapai dengan baik.
Hasil Keputusan Rapat Paripurna dalam rangka Pengesahan dan Penetapan Pansus Pembahasan 4 (empat) Ranperda Kab. Tana Toraja Tahun 2016 dan Pansus Pembahasan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2015 ditetapkan dengan Nomor: 01/KEP/DPRD/IV/2016.  Adapun lampiran keputusan penetapan Pansus dan komposisi keanggotaannya, sebagai berikut:

PANSUS I, Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Tahun 2015:  
  • Ir. Titus Peri Panannangan sebagai Ketua
  • Drs. Kendek Rante sebagai Wakil Ketua
  • Paulus Paongan sebagai Sekretaris
  • Sony Palullungan sebagai Anggota
  • Randan P. Sampetoding, SE sebagai Anggota
  • Marthen Patulak, SH sebagai Anggota
  • Yohanis Patabang sebagai Anggota
  • Paris Palinggi Allorerung sebagai Anggota
  • Aser Pakabu sebagai Anggota
PANSUS II, Pembahasan Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan:
  • Ir. Kristian H. P. Lambe', MM sebagai Ketua
  • Yariana Somalinggi', SE sebagai Wakil Ketua
  • Beatris Palamba', SE sebagai Sekretaris
  • Yohanis Linthin Ambalinggi', SE sebagai Anggota
  • Yakobus Tonglolangi' sebagai Anggota
  • Drs. Luther Sampe Patasik sebagai Anggota
  • Ir. Amir Loga sebagai Anggota
  • Andarias P. Buttutasik sebagai Anggota
PANSUS III, Pembahasan Ranperda tentang Sistem Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu:
  • dr. Elis Batti', M.K.M sebagai Ketua
  • Selmy Sattu, SH sebagai Wakil Ketua
  • Safruddin, SE sebagai Sekretaris
  • Adolpina Minggu Pakonglu, S.Pd sebagai Anggota
  • Stepanus Maluangan, S.Sos sebagai Anggota
  • Nataniel Retta, S.Sos sebagai Anggota
  • Josephine M. Palamba', S.Th sebagai Anggota
  • Semuel Pali' Tandirerung, SH sebagai Anggota 

Jawaban Bupati Tana Toraja

4 (empat) buah Rancangan Peraturan Daerah yang telah diterima oleh DPRD Kabupaten Tana Toraja, telah melewati tahap II yakni Pemandangan Umum Fraksi-fraksi pada hari Senin, tanggal 25 April 2016. 4 (empat) Ranperda tersebut yakni:
  1. Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
  2. Ranperda tentang Sistem Penyelenggaraan Ketenagakerjaan;
  3. Ranperda tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; dan
  4. Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.
Atas dasar tersebut, DPRD Kab. Tana Toraja mengadakan Rapat Paripurna dengan agenda Rapat Paripurna DPRD Kab. Tana Toraja dalam rangka Jawaban Bupati Tana Toraja terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas 4 (empat) Ranperda Tahun 2016.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Welem Sambolangi, SE dari Fraksi Partai Golkar dan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Andareas Tadan, SE dari Fraksi Hanura. Rapat dihadiri oleh 21 orang Anggota DPRD Kab. Tana Toraja, Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, SH dan dihadiri pula oleh beberapa Pejabat Eselon II dan III lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja.
Dalam Jawaban Bupati Tana Toraja yang dibacakan oleh Wakil Bupati, menyatakan bahwa keempat Ranperda yang sementara dibahas diyakini akan memberi jawaban terhadap beberapa permasalahan yang dihadapi selama ini dan merupakan komitmen Pemerintah Daerah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik menuju masyarakat Tana Toraja yang unggul dan sejahtera.
 

Senin, 25 April 2016

Pemandangan Umum Fraksi-fraksi

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tana Toraja dalam rangka Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap 4 (empat) Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Tana Toraja Tahun 2016 tentang:
  1. Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
  2. Sistem Penyelenggaraan Ketenagakerjaan;
  3. Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; dan
  4. Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.
Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kab. Tana Toraja. Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Welem Sambolangi', SE didampingi Wakil Ketua Andareas Tadan, SE.

 
Rapat Paripurna dihadiri oleh 24 Anggota DPRD Kab. Tana Toraja dan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, SH serta para pejabat Eselon II dan III lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja.
 
 
Pada kesempatan pertama, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan pemandangan umumnya melalui juru bicara Stepanus Maluangan, S.Sos. Selanjutnya pada kesempatan kedua, Fraksi Partai Golongan Karya menyampaikan pemandangan umum melalui juru bicara Marthen Patulak, SH.
 
 
Berikutnya Fraksi Partai Demokrat menyampaikan pemandangan umum melalui juru bicara Aser Pakabu, kemudian dilanjutkan oleh Fraksi Hanura oleh juru bicara Sony Palullungan.
 
 
 
Kemudian secara berturut-turut dilanjutkan oleh Fraksi PKP Indonesia melaui juru bicara Andarias P. Buttutasik, Fraksi Gerindra melalui juru bicara Drs. Kendek Rante dan diakhiri oleh Fraksi Nasdem melalui juru bicara Semuel Pali' Tandirerung, SH.

Sabtu, 16 April 2016

Kunjungan ke Lokasi Bencana Longsor Masanda

Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja Welem Sambolangi, SE dan Pjs.Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ir. Haris Paridi bersama rombongan mengunjungi lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Lembang Paku Kecamatan Masanda.

Bencana longsor tersebut terjadi karena dipicu curah hujan yang tinggi selama beberapa hari sehingga mengakibatkan tanah sekitar menjadi amblas sehingga  memutus akses jalan Masanda - Mamasa yang merupakan jalan poros antar Provinsi Sulawesi Selatan - Sulawesi Barat.
Ketua DPRD Tana Toraja saat melakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat setempat, mengemukakan telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait  sebagai upaya penyelesaian masalah yang timbul akibat bencana longsor tersebut. Ketua DPRD juga mengapresiasi tindakan tanggap bencana yang dilakukan masyarakat  bersama oleh Camat Bittuang, Camat Masanda, Personil dari Balai Besar Nasional Wilayah IV Sulawesi dan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tana Toraja.

Pada Kesempatan yang sama, Ketua DPRD bersama rombongan menyempatkan diri berkunjung ke rumah duka korban bencana longsor yang terjadi di lokasi berbeda yakni Le'tek Kecamatan Bittuang.